Pareto Improvement in our life
pernahkah nggak sih kalian mikir kalo terkadang apa yang kita lakuin itu semuanya langsung impact ke orang lain bahkan juga ngerugiin mereka ? kadang kita bisa bilang bodo amat sama keadaan sekitar kita karena itutuh cuma kendali dari otak kita seakan-akan biar semuanya bilang baik-baik aja. hal-hal kayak gini nggak semua orang bisa langsung ngeh atau menyadari nya seketika itu, bahkan itu terjadi dalam kehdiupanku sendiri.
beberapa waktu yang lalu aku sempet baca buku " Public Finannce " ( Harey S. Rosen and Ted Gayer ). Jadi ada suatu teori mengyatakan tentang Pareto Improvement yang artinya ketika kita membuat salah satu pihak lebih baik ( better off ) tanpa membuat lainnya lebih buruk (worse off). sebenernya ini salah satu buku ekonomi yang aku pelajarin. tapi setelah aku baca ulang ternyata teori ini emang bener-bener harus di terapin dalam kehidupan nyata kita .
terkadang orang-orang cuma pengen apa yang ketika dia inginkan semuanya harus terwujud tanpa memikirkan orang sekelilingnya bakalan sedih atau apapun itu. iyasih bener kalo hidup pasti bakal ada sisi negatif dari impact itu . i mean, kita sebenernya disini kita bisa menghindari itu. Yaa kita bisa lihat deh beberapa kejadian besar di dunia ini yang masih anget-anget nya tentang suatu negara mengakui negara lain sebagai ibukota negara tersebut contohnya . Atau tentang sekolompok orang-orang yang menganggap bahwa kelompoknya lebih baik terus ngata-ngatain kalo yang lainnya lebih buruk .
Atau ketika bahagia tapi disisi lain ada orang yang sedang menangis karena kebahagiaan yang kita buat misalnya.Mungkin juga ada orang yang sedang benar-benar mempertahankan hubungan sedangkan mereka nggak pernah tau kalo dia sedang berusaha untuk itu . Bahkan mungkin mereka rela bilang kalo dia " baik-baik aja " but deep heart inside mereka berusaha buat menopengkan wajah kalo semuanya lagi " nggak baik-baik aja ". kadang kita terlalu egois buat nggak mau tau atau kita nggak pernah mikirin sudut pandang orang lain .
memandang dari sudut pandang yang nggak sama emang gak mudah, apalagi sampai kita bisa memikirkan bagaimana perasaan orang itu. semua itu sebenernya karena sifat keegoisan yang kita miliki sehingga menutup mata batin kita buat ngeliat sudut pandang orang lain yang nggak pernah atau belum kita rasain sebenernya .
Ada sebenernya hal-hal sepele tapi itu bisa ngebuat orang lain down atu ngerasa nggak di hargain. Salah satunya misal nih , ketika kamu masak atau kasih makanan secara cuma-cuma ke orang si A mungkin dan si A bilang kalo " kok nggak enak yaa atau aku nggak suka sama makanan ini atau apapun itu yang sifatnya mencela " padahal mungkin yang kamu kasih itu pake usaha yang gak gampang, tapi dia dengan seenaknya ngomong kayak gitu di hadapan kamu . yaaa emang sih kita butuh komentar tapi nggak seharusnya juga kita bisa ngomong nggak enak lah atau apapun itu dengan kalimat yang nggak pas . Karena aku tau setiap apa yang orang kasih itu semua pasti perlu usaha. semua hal dan apapun itu .
Kita hidup di dunia ini nggak sendirian, itulah kenapa Tuhan kasih kita sifat simpati dan empati. Itulah kenapa Tuhan bilang kalo kita harus peduli dan peduli itu tumbuhnya dari hati. dan yang kayak gitu di butuhkan kebiasaan dari hal-hal yang kecil. Nggak usah muluk-muluk ketika kamu pengen di hargain, di hormatin , coba deh tanya sama diri kamu sendiri udah belum ngehargain orang lain ?
Tulisan ini sebenernya aku tulis karena buat introspeksi sendiri, dan semoga aja ini bisa bermanfaat buat kalian yang " mau " baca tulisanku.

Komentar
Posting Komentar