roller coaster di malam yang dingin
ini tulisan pertamaku yang aku tulis langsung ketika malam ini juga dengan keadaan apa adanya , agar aku tau suatu hari nanti waktu aku membaca ini aku sudah tidak lagi dalam keadaan yang seperti ini. malam yang semakin larut, namun sudah tidak malam lagi . dingin yang semakin mencekam hingga menggetarkan seluruh jari-jari di sekujur tubuh ini.
malam yang sepi yang semakin sepi, seakan aku bisa mendengar jarum yang jatuh di ruang kamar ini. aku sekedar ingin menulis sesuatu yang membuat aku harus berlarut dalam seperti ini. dengan waktu yang mencekam dan tak lagi ingin berkata seucap apapun, karena semuanya telah tersurat kan oleh fakta yang baru saja ku ketahui. sepi ini semakin syahdu dengan suara rintikan hujan diluar yang semakin deras. semakin jelas rupanya ........
ini bukan lagi kekecewaan yang terungkapkan, rasanya pun ingin berkata kasar. waktu ini seperti rolller coaster yang menarik ulur hati yang sedetik lalu masih berjingkrak-jingkrak ria berjoget dan bernyanyi . namun tak tak tahu detik yang akan datang , siapa tahu ?
Nikmatilaaahhhhh ... ruang sendiri yang semakin ku nikmati, tulisan ini ungkapan kesedihan . oh bukan ini hanya bentuk kekecawaan. aku yang terlalu terburu-buru untuk mengambil keputusan. terlalu terbuai oleh keadaan yang tak masuk akal. terlalu mudah menerima orang baru dalam kehidupanku . terbuai dengan hal-hal yang tak bisa di logikan dengan hati .
berhati-hatilah ........................................
jika tapak meninggalkan jejak , lalu lidah meninggalkan apa ? Luka ....... ya.
malam yang sepi yang semakin sepi, seakan aku bisa mendengar jarum yang jatuh di ruang kamar ini. aku sekedar ingin menulis sesuatu yang membuat aku harus berlarut dalam seperti ini. dengan waktu yang mencekam dan tak lagi ingin berkata seucap apapun, karena semuanya telah tersurat kan oleh fakta yang baru saja ku ketahui. sepi ini semakin syahdu dengan suara rintikan hujan diluar yang semakin deras. semakin jelas rupanya ........
ini bukan lagi kekecewaan yang terungkapkan, rasanya pun ingin berkata kasar. waktu ini seperti rolller coaster yang menarik ulur hati yang sedetik lalu masih berjingkrak-jingkrak ria berjoget dan bernyanyi . namun tak tak tahu detik yang akan datang , siapa tahu ?
Nikmatilaaahhhhh ... ruang sendiri yang semakin ku nikmati, tulisan ini ungkapan kesedihan . oh bukan ini hanya bentuk kekecawaan. aku yang terlalu terburu-buru untuk mengambil keputusan. terlalu terbuai oleh keadaan yang tak masuk akal. terlalu mudah menerima orang baru dalam kehidupanku . terbuai dengan hal-hal yang tak bisa di logikan dengan hati .
berhati-hatilah ........................................
jika tapak meninggalkan jejak , lalu lidah meninggalkan apa ? Luka ....... ya.
Komentar
Posting Komentar